top of page

Memahami Stimming pada Anak dengan ASD: Perilaku yang Menyimpan Makna

Updated: Feb 20

Oleh: Ellena, Thalia, Stefany, & Virgie

Pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), beberapa perilaku yang tampak berulang seperti mengepak tangan, mengayun tubuh, atau mengulang suara bukan sekadar kebiasaan melainkan bagian dari cara mereka berinteraksi dengan dunia. Dalam kerangka psikologi perkembangan, perilaku berulang ini dikenal sebagai stimming (self-stimulatory behaviour), yaitu tindakan yang dilakukan secara berulang untuk memberikan rangsangan atau respon terhadap lingkungan yang kompleks.


Apa Itu Stimming?

Stimming merupakan bagian dari restricted and repetitive behaviours (RRBs) pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), yaitu perilaku berulang dan terbatas yang menjadi salah satu ciri utama autisme menurut DSM-5. Stimming merujuk pada berbagai gerakan tubuh, suara, kata-kata, atau penggunaan benda yang dilakukan secara berulang, seperti mengepakkan tangan, bergoyang-goyang, menatap objek tertentu, atau mengulang suara dan frasa. Perilaku ini muncul sebagai respons terhadap pengalaman sensorik dan emosional, baik karena kelebihan atau kekurangan rangsangan dari lingkungan, maupun tanpa pemicu yang jelas. Bagi anak dengan ASD, stimming berfungsi sebagai cara untuk mengatur diri, menenangkan emosi, mengurangi kecemasan, menyesuaikan diri dengan lingkungan, serta membantu tubuh dan pikiran mereka merasa lebih aman dan terkendali. 


Mengapa Stimming Dapat Menjadi Alat Komunikasi?

Stimming secara klinis dipahami sebagai mekanisme regulasi diri, yaitu cara anak mengatasi kecemasan, kelebihan rangsangan, atau perubahan lingkungan yang terjadi secara mendadak, sehingga membantu menjaga keseimbangan sensorik dan emosional. Bagi banyak individu autistik, stimming berfungsi untuk mengurangi kecemasan, membantu memusatkan perhatian, serta mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Oleh karena itu, perilaku stimming perlu dikelola secara tepat dengan mengarahkan bentuk stimming yang tidak adaptif menjadi bentuk yang lebih wajar dan bermanfaat bagi anak. Stimming sendiri dapat melibatkan tindakan yang dilakukan berulang kali, baik dengan maupun tanpa alat bantu, dan dapat mencakup berbagai modalitas sensorik seperti sentuhan, gerakan, penciuman, suara, dan penglihatan.

Bagaimana Orang Tua Dapat Menyikapinya?

Orang tua sebaiknya melihat stimming sebagai bentuk komunikasi atas kebutuhan anak, bukan sebagai perilaku yang harus segera dihentikan. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah memperhatikan situasi ketika stimming muncul, misalnya saat anak kelelahan, terganggu oleh kebisingan atau keramaian, atau ketika sedang merasa nyaman, karena hal ini membantu memahami fungsi emosional dan sensoriknya. Selama perilaku tersebut tidak membahayakan anak maupun orang disekitarnya, stimming dapat dibiarkan sebagai cara anak menenangkan diri dan mengatur responsnya. Apabila stimming berpotensi menimbulkan cedera, orang tua dapat mengidentifikasi sumber stresnya dan menyediakan pilihan yang lebih aman, seperti alat bantu sensorik, aktivitas fisik, atau lingkungan yang lebih tenang. Bersamaan dengan itu, anak juga dapat dilatih secara bertahap untuk menyampaikan kebutuhan dan perasaannya melalui kata-kata atau simbol sederhana, sehingga proses komunikasi berkembang tanpa menghilangkan peran stimming.


Kesimpulan 

Stimming pada anak dengan ASD bukan sekadar perilaku berulang, melainkan bagian dari cara anak mengelola rangsangan dan mengekspresikan kondisi internalnya. Perilaku ini dapat mencerminkan upaya anak untuk menenangkan diri, memproses lingkungan, atau menyampaikan kebutuhan yang belum dapat diungkapkan secara verbal. Ketika orang tua dan lingkungan mampu memahami makna di balik stimming, respons yang diberikan akan menjadi lebih empatik dan tepat, sehingga anak merasa lebih aman, dipahami, dan didukung dalam perkembangan emosional serta komunikasinya.


Referensi: 

Komunikasi Love Language Anak Autisme dengan Orang Tua. (2024). Koneksi, 8(1), 122-131. https://doi.org/10.24912/kn.v8i1.27596 National Autistic Society. (n.d.). Repeated movements and behaviour (stimming). Retrieved February 5, 2026, from https://www.autism.org.uk/advice-and-guidance/about-autism/repeated-movements-and-behaviour-stimming 


Comments


bottom of page