Speech Delay atau Autisme? Kenali Tanda Awalnya Sejak Dini
- 7 hours ago
- 2 min read
Oleh : Vinesia Febrianti, M.Psi., Psikolog & Bryan Christopher

Setiap anak berkembang dengan cara dan waktunya masing-masing. Namun, ketika anak mengalami keterlambatan bicara, kesulitan berinteraksi, sulit bermain dengan anak lain, atau sering tantrum, , banyak orang tua mulai bertanya:
“Apakah ini hanya speech delay atau tanda-tanda kondisi autisme?”
Memang, speech delay dan autisme sering memiliki gejala awal yang terlihat mirip. Oleh karenanya, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tandanya agar anak bisa mendapatkan dukungan yang tepat sejak dini.
Apa Itu Speech Delay?
Speech delay adalah keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa dibandingkan kemampuan yang seharusnya sudah dimiliki anak seusianya.
Pada beberapa anak, kesulitan komunikasi juga dapat membuat anak lebih mudah tantrum atau sulit fokus karena frustasi saat tidak dipahami.
Apa Itu Autism Spectrum Disorder (ASD)?
Autisme adalah kondisi yang memengaruhi cara otak anak berkembang dan memproses informasi, yang memengaruhi cara anak berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan memahami lingkungan di sekitarnya.
Anak dengan autisme juga dapat menunjukkan perilaku berulang, seperti mengulang gerakan atau aktivitas tertentu, menyukai rutinitas yang sama, serta memiliki minat yang sangat fokus pada hal tertentu. Setiap anak dengan autisme memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda, sehingga penting untuk mendapatkan pendampingan yang tepat sesuai dengan perkembangan anak.
Kapan Orang Tua Perlu Mulai Waspada?
Usia Anak | Speech Delay | Autism/ASD |
0-6 bulan |
|
|
6-12 bulan |
|
|
12-18 bulan |
|
|
18-24 bulan |
|
|
Di Usia Berapa Bisa Didiagnosis?
Tanda speech delay biasanya mulai terlihat sejak usia 1–2 tahun
Screening autism dapat dilakukan sejak usia 18 bulan
Diagnosis autism umumnya dapat ditegakkan dengan cukup akurat sekitar usia 2 tahun oleh profesional
Semakin cepat dilakukan evaluasi dan intervensi, semakin besar peluang perkembangan anak menjadi lebih optimal.
Di BFL Center, proses awal untuk memahami kebutuhan perkembangan anak dapat dimulai melalui CCE (Child Comprehensive Evaluation). Evaluasi ini membantu melihat kemampuan komunikasi, interaksi sosial, perilaku, sensorik, dan perkembangan anak secara menyeluruh.
Dari hasil comprehensive evaluasi tersebut, anak dapat diarahkan ke terapi yang sesuai dengan kebutuhannya, seperti Speech Therapy untuk mendukung komunikasi dan bahasa, maupun Occupational Therapy untuk membantu kemampuan sensorik, motorik, fokus, dan aktivitas sehari-hari.
Peran Speech Therapy dan Occupational Therapy

Speech Therapy membantu anak:
Melatih kemampuan bicara dan bahasa
Membantu komunikasi dan interaksi sosial
Membantu anak menyampaikan kebutuhan dengan lebih baik
Occupational Therapy membantu anak:
Membantu pengolahan sensorik, sehingga anak menjadi lebih mampu merespons rangsangan dari lingkungan dengan lebih adaptif dan terarah.
Melatih fokus dan perhatian
Membantu regulasi emosi
Membantu anak yang mudah tantrum atau sulit mengikuti instruksi
Mendukung keterampilan yang mendukung kemandirian sehari-hari
Untuk mendapatkan rekomendasi layanan yang lebih tepat sesuai kebutuhan anak, hubungi tim BFL Center dan konsultasikan tumbuh kembang anak bersama profesional kami.
.png)



Comments